SAMPANG, Liputan Indonesia.co.id - Merasa terusik atas pemberitaan dan sorotan dari Media Jawapes.Co.id dan DPD LSM Lasbandra Sampang, Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang-madura Provinsi Jawa Timur mengintimidasi LSM dan Media untuk dilaporkan ke pihak yang berwajib.
dr. Titin Hamidah selaku Dirut RSUD Sampang mengatakan, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk melakukan pembenahan. Dirinya merasa terusik atas pemberitaan dan sorotan yang akan mencemarkan nama baiknya.
" ini berita apaan, kami sudah berusaha maksimal dalam menjalankan tugas demi nama baik rumah sakit agar semakin baik kedepannya dimata masyarakat luas. Khususnya Sampang. Ini kok malah di beritakan kayak gini. Ini bisa saya laporkan" tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Rifai selaku ketua DPD LSM Lasbanda Sampang dan Korwil madura Media Jawapes Group mengatakan, jika seseorang sudah ketahuan kesalahannya akan menggunakan segala cara untuk membungkam aib diri dan lembaganya demi menjaga image di mata publik.
"Contohnya saja maling. Dia belum tentu mengaku meskipun sudah ditahan atau disidang di pengadilan. Itu maling. Ini sekelas Dirut rumah sakit sampang, yang notabene orang hebat dan berpendidikan tinggi. Anggaplah setengah dewa. Dia pasti paham langkah-langkah apa yang akan dilakukan untuk membenarkan anak buahnya. Lebih-lebih menyangkut masalah pidana yang akan berujung dirinya meringkuk di Hotel prodeo. Ya... pasti bekilah. Apapun itu caranya" bebernya dengan enteng
.
Ia menambahkan, konsekwensi dari sebuah pengangkatan kasus demi kepentingan publik itu sudah biasa. Dia sudah siap dengan segala konsekwensi itu, semisal mau dipenjarakan dan dibunuh sekalipun.
"Saya persilahkan kalau mau memenjarakan saya. Saya siap dengan segala konsekwensi selaku aktivis. Karena menyoroti kinerja oknum rumah sakit yang keblinger tersebut. Tapi perlu di ingat dan di perhatikan, semua bukti-bukti pelanggaran rumah sakit yang mengarah kepidana, sudah kami kantongi dan sudah diserahkan kepada Biro Hukum kami. Dia... apa saya yang masuk penjara duluan" tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Rizal diansyah ST. selaku Pimpinan redaksi media Jawapes. Dia mempersilahkan RSUD untuk menggunakan hak jawab. Dan dia mendukung penuh langkah-langkah anak buahnya dalam memberitakan sesuai fakta yang ada.
" Tupoksi media itu memberitakan sesuai fakta yang ada. Jika ada yang kurang berkenan dalam isi berita kami, silahkan untuk lakukan hak jawab secara resmi. Kalau masalah ancaman Dirut RSUD Sampang akan melaporkan media kami, silahkan saja" pungkasnya.( Red)
