Surabaya, Liputan Indonesia - Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya berhasil melakukan pengungkapan dengan menembak mati satu tersangka yang memang selama ini sangat dicari oleh satuan Reskrim Polrestabes, Karena keterlibatannya dalam tindak pidana serangkaian puluhan pencurian kendaraan bermotor jenis L300. Minggu, (25/9/16).
Petugas telah mengincar Gembong pencurian kendaraan bermotor jenis L300 ini sudah berbulan bulan, pada akhirnya petugas berhasil menyergap para pelaku, diantara nya Muhammad Abdurrahman Shaleh alias Muhammad Soleh alias kobayashi alias shading alis durahman dan Azis serta Selvi warga Jetis Timur.
Hal ini terjadi, tidak hanya di wilayah timur tangkil di Mulyorejo Sawahan dan beberapa TKP lainnya pengungkapan dilakukan pada 00:30WIB tepat di belakang Polsek Simokerto, Kampung Cantian Tengah, saat itu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas oleh penyelidik karena membahayakan petugas dengan dua bilah pedang penghabisan yang sudah diayunkan, dan digunakan bahkan telah menganiaya satu anggota atas nama Iptu kasum terkena sabitan pedang pada bagian tangan kanan dan luka pada bawah ulu hati sebanyak 20 jahitan.
" Sampai saat ini memang kita tidak memperoleh bukti tentang penggunaan senpi namun yang berhasil kita kembangkan bersama dengan teman-teman Brimob detasemen A Medaeng dengan menyentuh langsung tempat tinggal tersangka di desa jaddih Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan.
Kita mengamankan berbagai jenis senjata tajam 9 STNK L300 dari berbagai TKP kemudian satu unit motor plat nomor S yang kita duga menjadi sarana untuk para tersangka melakukan aksi di Surabaya juga beberapa kunci “ L “yang memang sudah dimodifikasi Lancip pada ujungnya Aku ini adalah pelaku yang memang melakukan aksi tembak-menembak saat akan disekap oleh anggota Resmob Polrestabes pada sekitar Agustus lalu di Jembatan Suramadu.
Dua pelaku lainnya atas nama Azis dan Selvi warga Jetis Timur kami akan kejar sampai kemana pun yang bersangkutan dan Kami menghimbau agar segera menyerahkan diri, cenderung kalau sudah berjalan maka ada Tim penyapu 1 dan 2 yang masing-masing mengendarai satu kendaraan bermotor , untuk memastikan bahwa di depan tidak ada halangan termasuk operasi dari pihak kepolisian. " Tutur ABKP Shinto Silitonga selaku Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.
" Pelaku yang ditembak mati ini adalah Kapten organisatoris (Otak Pelaku) orang yang merekrut pelaku-pelaku lainnya menggerakkan pelaku-pelaku lainnya untuk sama-sama mencuri L300 dan saat ini ketika ditangkap di kampung cantik dia berhasil merekrut 1 tersangka lainnya, yang kami temukan adalah lakon baru. penangkapannya jadi wajah baru tidak menggunakan personil yang lama, jadi kami yakinkan bahwa pelaku yang ditembak mati ini adalah pelaku yang menjadi organisatoris dari kelompok surat-surat Immortal 300 ini.
Mereka dikenal sebagai pemakai narkoba dan sebelum Mereka mencuri L300 biasanya menggunakan narkoba di salah satu diskotik di Surabaya. sampai dengan pukul 04.00 dini hari dan keluar dari diskotik tersebut kemudian mencari sasaran baik di wilayah timur maupun sambil berjalan arah pulang ke Madura, jadi sasaran mereka memang selektif pada apa yang dilihat dan memberikan peluang atau kesempatan untuk diambil kelompok ini.
Satu tersangkanya sudah ditangkap pada April lalu oleh Polsek Bubutan dan kemudian berdasarkan hasil nama masing-masing pelaku ini satu Muhammad Abdurrahman Shaleh alias Muhammad Soleh alias kobayashi alias shading alis durahman ini sudah muncul dp-nya di Polsek Bubutan kemudian satu lagi atas nama shaalih. " Tambah ABKP Shinto Silitonga.
Dalam Kasus ini Kepolisian Polrestabes Surabaya membuktikan bahwa pengintaian dan perburuan tersangka menuai hasil yang bagus, walaupun belum semua anggota kelompok pencurian kendaraan bermotor ini tertangkap semua, sesuai harapan masyarakat agar kedepan kota Surabaya lebih aman dari pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. (ishak)


