PAMMI Adakan Bakti Sosial dengan 500 Anak Yatim Piatu Di Surabaya

PAMMI Adakan Bakti Sosial dengan 500 Anak Yatim Piatu Di Surabaya

Selasa, 28 Juni 2016, Juni 28, 2016
Surabaya, Liputan Indonesia - Para Seniman Jawa Timur yang tergabung dalam Pauyuban menunjukkan existensinya dan membuktikan kepeduliannya dengan kegiatan sosial di bulan suci Ramadhan, Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Jatim mengadakan acara Silahturahmi dan Buka Puasa bersama artis PAMMI Jatim dengan 200 anak yatim Diisi oleh Hiburan "Om. Sinar Baru Surabaya" pimpinan Abah Latarawu, bertempat di Taman Remaja Surabaya (TRS), Surabaya (27/06).

Dalam kegiatan ini, Selaku Ketua DPD PAMMI Jatim, Dra. Eni Puri Rahayu, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang kami lakukan setahun sekali dalam bulan puasa Ramadhan.

" Mengadakan bakti sosial sebagai wujud kepedulian sosial yang merupakan kegiatan Rutin setiap bulan ramadhan, mengadakan bakti sosial. Mengajak para seniman, artis dan musisi untuk memberikan santunan kepada anak yatim " Ungkapnya. (27/6).


Disela acara wawancara, Menurut Puri, kegiatan kali ini mengundang sebanyak 200 anak yatim. Yang dimana para artis juga memberikan bingkisan dan santunan berupa uang untuk anak-anak yatim.

“ Kegiatan ini hikmahnya banyak, diperlukan sekali oleh mereka dan kita bisa dengan menyisihkan harta yang kita miliki untuk anak yatim,” Imbuh Puri dengan menggunakan busana muslim warna hijau.

Ketua PAMMI Ibu Puri memilih tempat di TRS ini untuk mengajak anak-anak bermain dengan berbagai wahana mainan Taman Remaja secara gratis

" kita mengajak anak yatim bermain menikmati wahana permainan anak di TRS. Mereka (Anak Yatim, red) yang tinggal di panti asuhan ini kan jarang sekali bisa bermain seperti ini, mereka terlihat sangat senang dan bangga karena kebahagian mereka juga kebahagian kita juga,” Tambahnya.

Juga menceritakan keberadaan dan menceritakan Sedikit sejarah, PAMMI adalah sebuah organisasi profesi yang berfungsi sebagai wadah para seniman dan artis musik melayu-dangdut di Indonesia guna memperjuangkan aspirasi anggotanya, melindungi hak-haknya dan mengupayakan peningkatan kesejahteraannya. Organisasi ini bermula dibentuk dengan nama 'Yayasan Artis Musik Melayu Indonesia-YAMMI' pada tahun 1978 dengan Bapak Munif A. Bahsuan sebagai Ketua Umum. Kemudian pada tahun 1980 berganti menjadi 'Lembaga Artis Musik Melayu Indonesia-LAMMI' yang diketuai oleh Bapak Muchsin Alatas. Lalu atas kesepakatan para pendirinya, tahun 1989 organisasi ini berganti nama menjadi 'Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia-PAMMI'. Melalui Musyawarah Nasional atau MUNAS 1 PAMMI pada tahun 1994, diputuskan nama organisasi ini menjadi ' Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia' tanpa merubah singkatannya yaitu PAMMI. (one/can)

TerPopuler