Yogyakarta, LiputanIndonesia.co.id - Tradisi Garebek Maulid Nabi Keraton Yogyakarta selalu disesaki oleh orang. Ribuan warga berdesakan untuk berebut gunungan yang di keluarkan oleh Keraton Yogyakarta di halaman Masjid Besar Kauman Yogyakarta, Kamis (24/12/2015).
Gunungan yang berisi buah-buahan, sayuran-sayuran ini menjadi rebutan warga karena diyakini bisa membawa berkah. Tetapi banyak juga warga yang hanya ikut-ikutan berebut dan tidak tahu apa artinya.
" Saya dapat 2 pisang, sama potongan bambu, kacang panjang. Untuk dibawa pulang disimpan supaya berkah," kata salah seorang warga, Mujiyem (50) di halaman Masjid Besar Kauman Yogyakarta.
Sementara Iswadi (63), warga Sleman, rela mengambil sisa-sisa gunungan yang jatuh di tanah. Meski sudah dalam kondisi hancur, ia meyakini tetap berkah. Benda-benda yang didapatkannya ini akan disebar di halaman rumah, pekarangan atau ke tanaman. Harapannya mendapatkan berkah kesehatan dan rejeki lancar.
Tidak hanya warga lokal yang ikut berebut, bule yang sedang berlibur pun juga ikut nimbrung. Jack Pritton (22), bule asal Australia, mendapatkan potongan bambu. Bule yang pandai berbahasa Indonesia ini mengatakan, potongan bambu yang ia peroleh ini akan ia bawa pulang ke Australia.
"Saya mau taruh di tembok rumah, untuk kenangan," kata Jack. (detik)