PU Binamarga dan Pematusan Pemkot Surabaya Diduga melindungi kontraktor nakal.

PU Binamarga dan Pematusan Pemkot Surabaya Diduga melindungi kontraktor nakal.

Selasa, 16 Juni 2015, Juni 16, 2015
Surabaya, LiputanIndonesia.co.id -- Pembanguan proyek proyek saluran  di pemukiman penduduk di surabaya kian di kebut untuk menekan minim nya  bencana banjir di pemukiman padat penduduk di surabaya. agar di musim hujan air mengalir lancar tidak tersumbat.

Tetapi itu justru di jadikan ladang oleh sebagian orang untuk memperkaya diri baik dari kontraktor sendiri maupun oknum pemkot nya.

Di karenakan pengawasan kurang dan masukan dari berbagai sumber masyarakat kebanyakan tidak di respon dengan baik.tindakan yg tegas untuk kontraktor yg nakal kayak terkesan senam di tempat atau memang di jadikan sapi perah kontraktor nakal  oleh oknum oknum tertentu.

Tak kalah mencengangkan apa yg di sampaikan oleh Bapak Novan kepala seksi jalan dan jembatan pemkot surabaya, Masalah pengawasan proyek sudah ada konsultan pengawas dari pemkot surabaya yang profesional.
Sedangkan masalah RAB atau SPEK GAMBAR proyek itu hanya pemkot dan kontraktor yg berhak tahu. 

"Masyarakat dan lembaga apapun tidak boleh  meski apapun alasannya karena itu dokumen negara semua itu bisa saya kasih kalau proyek tersebut sudah selesai."Cetus novan.

Seharus nya pihak pemkot surabaya memberikan keterbukaan informasi selebar lebar nya bagi masyarakat surabaya khusus nya biar bisa mengawasi langsung program pemerintah di lokasi agar tepat sesuai peruntukan nya dan tidak di selewengkan oleh oknum oknum tertentu untuk kepentingan golongan maupun pribadi..

Seperti hasil wawancara kepada Bapak Haji Rahmad selaku ketua Lsm lasbandra Proyek pemkot surabaya banyak di jadikan ajang cari duit oleh oknum oknum yg nakal bekerja sama dengan konsultan pengawas di lokasi.

Pekerjaan yg asal asalan yang tidak sesuai dengan RAB/SPEC GAMBAR banyak di temukan di surabaya. Seperti pekerjaan proyek di pagesangan asri itu sudah jelas asal asalan kenapa konsultan pengawas membiarkan itu kalau memang tidak ada main mata.

Semisal pemasangan trucuk bambu Dan lain lain yang tidak ada itu di tafsir menghilangkan dana anggaran kurang lebih 500juta.(Rifai).

TerPopuler