Diduga Oembudsman Jatim Menerima Upeti dari Pemkot Surabaya.

Diduga Oembudsman Jatim Menerima Upeti dari Pemkot Surabaya.

Selasa, 26 Mei 2015, Mei 26, 2015

Di duga Oembudsman Jatim Menerima Upeti dari Pemkot Surabaya.
Surabaya, Liputan Indonesia -- Pelayanan Instansi - Instansi di surabaya sungguh sangat memprihatinkan khusus nya pelayanan bagi masyarakat miskin. Semisal kesehatan banyak masyarakat miskin yg kecewa terhadap pelayanan rumah sakit yg jauh dari kata profesional.

Seperti pembagian beras miskin (raskin) banyak yg di selewengkan oleh pihak2 terkait, dengan berbagai alasan seperti bergantian antar warga atau pemerataan dll. Meskipun wali kota surabaya ibu Risma Triharini mendapat pengakuan dunia sebagai salah satu wali kota terbaik. (26/5/2015).

Apakah pengakuan tersebut setimpal dengan tangisan keluarga pasien yg anak nya meninggal di rumah sakit di karnakan tidak di layani sebagai mana mestinya .
Dan juga setimpalkah masyarakat penerima raskin tidak menerima haknya sebagai mana mestinya .
Semisal per KSK mendapat kan 15kg dengan harga perkilo 1600ribu, menurut keterangan lurah setempat. Tetapi fakta masyarakat miskin mendapatkan 2kg setengah dengan harga 10.000 ribu.

Dari sana lah banyak keluhan dari masyarakat ke pemkot surabaya terkait pelayanan tersebut akan tetapi pihak pemkot surabaya khusus nya ibu Risma Triharini tidak merespon dengan baik.. apa mungkin keluhan dari masyarakat tersebut tidak sampai ke meja ibu wali kota surabaya.

Dari sanalah salah satu warga surabaya mengadu ke oembudsman jawa timur, berharap bisa menjembati keluhan masyarakat surabaya supaya bisa masuk dan di dengar oleh wali kota surabaya ibu Risma Triharini supaya kedepan nya pelayanan di instansi tersebut lebih baik.

Bak api jauh dari panggangan bukan di layani malah terkesan di ulur - ulur oleh oembudsman jatim.  Dengan berbagai alasan  salah satunya anggaran oembudsman jatim minim mas ."cetus salah satu oknum oembudsman jatim"

Apa jangan - jangan oembudsman jatim tidak punya kuasa untuk menghadapi pemkot surabaya yang selama ini terkesan tutup mata terhadap keluhan masyarakat miskin. Atau jangan - jangan ada main mata tertentu oleh oknum Oembudsman.( kata warga yang melapor ke Oembudsmen).

rep: (rifai)

TerPopuler