Tri Rismaharini Sosialisasi Bebas Demam Berdarah, Dikawasan Semampir Surabaya

Tri Rismaharini Sosialisasi Bebas Demam Berdarah, Dikawasan Semampir Surabaya

Jumat, 06 Maret 2015, Maret 06, 2015
LiputanIndonesia.co.id, Surabaya -- Kegiatan Penyuluhan Bebas Demam Berdarah di kawasan Kecamatan Semampir, sebelumnya  dilakukan Upacara terlebih dahulu di terminal Masjid Ampel Surabaya, (Jumat 6/3/2015).

Dalam upacara ini selaku Inspektur Upacara dipimpin langsung oleh Walikota Surabaya yaitu Tri Rismaharini, serta dihadiri berbagai instansi negara Kapolsek Semampir Kompol Pratolo Saktiawan beserta anak buahnya disiagakan di lapangan untuk pengkondisian tempat agar jalannya lalu lintas lancar, dan juga menjamin acara Upacara ini terselenggara dengan hikmat.


Acara ini diadakan untuk memberikan suatu informasi serta mengajak seluruh lapisan masyarakat mulai dari instansi TNI, Polri, Kecamatan Semampir, Hingga Kelurahan, serta Guru-Guru, dan anak-anak sekolah yang berada di  sekitar lokasi diadakannya Upacara berlangsung, untuk mengikuti Penyuluhan Bebas Demam Berdarah.

" Demam berdarah adalah penyakit yang bisa dicegah, karena didaerah kecamatan semampir terjadi korban kematian akibat penyakit Demam Berdarah, penyakit Demam Berdarah bisa menyerang di berbagai lapisan masyarakat bisa anggota Polri, TNI, Pegawai Negri, Rakyat miskin ataupun yang kaya, tua atau muda karena Demam Berdarah tidak memandang bulu, bisa menjangkiti di semua lapisan masyarakat. " Pungkas Ibu Walikota Tri Rismaharani.

Tri Rismaharini Sosialisasi Bebas Demam Berdarah, Dikawasan Semampir Surabaya


" Perlu diwaspadai dan tindakan dari seluruh lapisan masyarakat agar lebih menjaga kebersihan dan melakukan penyemprotan diwilayah masing-masing untuk memperkecil tumbuhnya bibit-bibit nyamuk penyebar Demam Berdarah " Tambah Ibu Walikota Tri Rismaharani dalam pidatonya.

Hal ini perlu disampaikan agar semua lapisan masyarakat sadar dengan artinya kebersihan dilingkungannya masing-masing. dengan harapan pertumbuhan Nyamuk Demam Berdarah diwilayah tidak lagi berkembang dan tidak ada lagi masyarakat yang sakit disebabkan oleh Nnyamuk Demam Berdarah.


reporter: (slamet)
foto: (anwar).

TerPopuler