Pelayanan RS Moch Soewandi Surabaya, Berdampak Maut bagi Pasien BPJS

Pelayanan RS Moch Soewandi Surabaya, Berdampak Maut bagi Pasien BPJS

Jumat, 23 Januari 2015, Januari 23, 2015
Pelayanan RS Moch Soewandi Surabaya, Berdampak Maut bagi Pasien BPJS
LiputanIndonesia.co.id, Surabaya -- Setelah kasus kemarin anak dari ketua LSM LASBANDRA Ach Rifai meninggal dunia, korban yang Sekarang istri dari Wartawan senior  Marijono atau dikenal dengan nama Mario Liputan Indonesia yang menjabat sebagai penasehat, 23/1/2015.

Istri dari Bapak Mario Meninggal Dunia akibat pelayanan yang tidak manusiawi serta terlihat dari hasil jahitan sangat terkesan asal asalan.

"ketika masih dirawat di RS Moch Soewandi istri saya bilang " ngawur pa ngawur pa , masak dijahit total kok tidak dibius total, malah terasa sakit sekali saat sedang dijahit dan bekas lukaku seperti menjahit karung" kata pak mario saat diwawancarai.

Dari kasus tersebut sangat jelas adanya perbedaan antara pasien umum dan pasien pengguna BPJS, tidak bisa dibayangkan kalau penderita atau pasien Rumah Sakit adalah masyarakat menengah kebawah dan sangat banyak yang menggunakan kartu sakti yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Akibatnya Istri dari pak mario kritis setelah dioperasi dan malah mengakibatkan kelumpuhan serta akhirnya meninggal dunia pada hari kamis dini hari tanggal 22/1/2015.

Selama ini penanganan pasien BPJS di RS Moch Soewandi Surabaya banyak keluarga yang  kecewa akan pelayanannya, masih ada lagi korban yang tidak dilayani dengan baik ketika ada laporan laporan dari Masyarakat lainnya.

Hal ini seharusnya tidak terjadi pada Rumah Sakit besar yang dikelola oleh pemerintah kota, walikota harus menindak tegas dan memberikan sangsi kepada Dirut RS Moch Soewandi dan para Dokter serta Suster dalam pelayanan kepada masyarakat miskin. (one)

TerPopuler