Dirut PT Semen Indonesia Menjadi Dirut Pertamina yang Baru

Dirut PT Semen Indonesia Menjadi Dirut Pertamina yang Baru

Sabtu, 29 November 2014, November 29, 2014

LiputanIndonesia.co.id. Jakarta -  Dwi Soetjipto Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk menjadi Dirut Pertamina mengantikan Karen Agustiawan. Jumat (28/11/2014). Dwi
sempat didemo dan dituntut mundur oleh karyawannya karena dianggap melakukan pemborosan dan menghamburkan anggaran perusahaan untuk pencitraan.

Menurut Heru pengurus serikat karyawan semen Indonesia Gresik mengatakan sebagian karyawan Semen Indonesia Gresik yang ikut mendemo direkturnya kaget, mendengar orang yang dituntut mundur itu malah Menjadi Dirut Pertamina.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merampingkan jajaran pimpinan di tubuh PT Pertamina (Persero) dengan mengurangi jumlah direksi Pertamina dari 9 menjadi 4 direksi.

Rini Soemarno Menteri BUMN, setelah dapat mandat dari Jokowi selaku Ketua Tim Penilai Akhir (TPA), memberhentikan seluruh direksi lama Pertamina.

Menurut Rini, tujuan diberhentikannya seluruh direksi lama supaya ada penyegaran dan Pertamina bisa menjadi perusahaan kelas dunia yang transparan.

"Dengan dilantiknya 4 direksi baru hari ini, otomatis direksi sebelumnya diberhentikan dengan hormat," kata Menteri BUMN.

Untuk mengejar target perusahaan kelas dunia itu, Pertamina harus melakukan segala upaya efisiensi, salah satunya melalui perampingan jumlah direksi.

"Maka diangkatlah Pak Dwi Soetjipto, sebagai Dirut Pertamina dari eksternal. Pak Ahmad Bambang dan Bu Yenni dari Pertamina, dan Pak Arif yang sebelumnya bekerja di McKenzie," kata Menteri BUMN

Berikut jajaran direksi baru Pertamina yang diangkat hari ini :

1. Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama Pertamina (sebelumnya Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk)
2. Yenni Andayani sebagai Direktur (sebelumnya PV Gas a Power Pertamina)
3. Ahmad Bambang sebagai Direktur (sebelumnya Direktur Pertamina PT Trans Continental)
4. Arif Budiman Sebagai Direktur (sebelumnya dari Mackenzie Stuart Oil a Gas)

Sekadar diketahui, pada 14 November 2014 lalu, Dwi Soetjipto Dirut PT Semen Indonesia Tbk sempat diunjuk rasa dan dituntut mundur oleh karyawannya karena dianggap melakukan pemborosan dan menghambur-hamburkan anggaran perusahaan untuk pencitraan.   (Jos/SS)

TerPopuler